Loading...

Kelabakan Bongkar Gudang First Travel, Polisi: Ini Udah Teler Semua

iklan 360 disini
Selanjutnya Next Post
Sebelumnya Previous Post
Loading...
Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) membongkar sebuah gudang di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Informasi yang dihimpun, gudang bekas eks pabrik tekstil Maltex itu disewa pemilik First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan. Ketika dibongkar, polisi menemukan sekitar 20 ribu koper.



Untuk mengangkut koper itu, petugas mengerahkan dua unit truk.

“Sebagian ditaruh di sini (kantor First Travel), baru tiga kali angkutan. Satu truk berisi 250 tas koper,” kata Kepala Tim Penelusuran Aset Bareskrim Polri, Kompol Wiranto saat ditemui di Kantor First Travel, Cimanggis, kemarin (8/9), dilansir Radar Depok Online (Jawa Pos Grup).

Namun, lanjut Wiranto, kantor First Travel tidak akan menampung semua koper tersebut. Bahkan pihaknya, sampai saat ini masih kebingungan terkait sisa koper yang belum dipindahkan.

“Tidak tahu, ini saja udah teler semua, baru tiga kali angkutan saja itu sudah segitu. Justru itu bingung sisanya mau dikemanakan. Sementara ditaruhnya di gudang bawah kantor First Travel ini,” katanya, sambil menunjuk ke arah gudang kantor First Travel.

Kontrak First Travel dalam menggunakan gudang sudah jatuh tempo per 31 Agustus 2017. Menurutnya, koper-koper tersebut merupakan koper para jamaah yang siap berangkat tetapi dikembalikan lagi oleh para jamaah.

"Ini koper-koper jamaah yang siap berangkat dan dikembalikan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Keamanan atau Satpam kawasan pergudangan Maltex, Aan Supriatna mengatakan bahwa First Travel sudah menyewa gudang sejak 2014 lalu.

Berawal dari satu gudang yang berukuruan 300 meter pada 2014 lalu, kemudian menyewa gudang kedua dengan luas 200 meter pada 2015 akhir.

Aan menuturkan kontrak First Travel untuk menempati gudang sudah habis, namun First Travel meminta keringanan dan perpanjangan waktu untuk menempati gudang.

“Kontrak habis Agustus. Tetapi mereka meminta perpanjangan waktu, ternyata memang ini sudah ada kasus di polisi,” ujarnya.

Koper tersebut ada yang kosong, ada pula yang berisi perlengkapan umrah, seperti kain ihram, buku panduan haji dan umrah, mukena, sabuk, tas selempang untuk dokumen, dan tas untuk barang-barang dengan semua berlogo First Travel.
jawapos.com
Jelajah Artikel Lainnya
Loading...