Loading...

Takut Ketahuan Pacar, Pemandu Lagu Lubangi Dada Pemandu Lagu Lainnya

Tanggal Update

iklan 360 disini
Selanjutnya Next Post
Sebelumnya Previous Post
Loading...
Hanya karena saling ejek, kedua pemandu karaoke di Kendal, Jawa Tengah ini terlibat perkelahian hebat. Akibatnya, satu berakhir di kantor polisi sedangkan yang lainnya di rumah sakit. Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu berawal saat Henu Wahyuningrum alias Yola, warga Desa Jerungwangi, Bangsri, Jepara, hendak pulang ke tempat kosnya.


Saat itu, Yola yang pulang dalam keadaan mabuk berat, diantar pelanggannya seusai berpesta di sebuah tempat karoke. Kebetulan, Suryani alias Yani, warga Mojotengah, Wonosobo, yang tidak lain teman kos Yola disebut mengeluarkan kata-kata hinaan kepada Yola.

Pelaku yang tak lagi dapat mengontrol akibat pengaruh minuman keras pun merasa sakit hati dan tak terima. Awalnya, kedua perempuan tersebut terlibat saling ejek. Sejurus kemudian, keduanya sudah saling baku pukul.

Merasa kalah, Heni pun masuk ke dalam kamar kosnya untuk sebuah gunting dan lansung kembali menyerang korban.

Korban yang melihat pelaku datang dengan amarah dan membawa gunting pun melawan. Alhasil, perkelahian dua pemandu karaoke itu pun tak terelakkan lagi. Ditemui di Polsek Kaliwugu, Heni pun menuturkan peristiwa yang berakhir mengenaskan itu.

Heni mengaku ia memang mabuk tapi ia tak biasa diantar oleh tamu usai menemani karaoke.

“Pas diantar ke kos, dia malah mengejek ‘kuwi gemblekan anyarmu’ (itu pacar barumu, red). Saya takut pacar saya dengar omongan korban, jadi saya emosi,” ucap Heni.

Heni, ditahan di Polsek Kaliwungu setelah menikam dada rekan sesama pemandu lagu dengan gunting

Kali ini, Heni yang kalap, sempat menjambak dan menyeret korban yang masih terus membalas. Saat itu pula, gunting yang dibawa pelaku itu pun langsung ditikamkan ke dada korban beberapa kali hingga tembus ke paru-paru.

Akbatnya, korban akhirnya tersungkur dengan luka tusuk di dada. Kendati demikian, pelaku sendiri akhirnya yang melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis

“Saya sempat ditarik hingga lebam dan kemudian gunting saya tusukan ke dada,” aku Heni.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nanung Nugraha mengatakan, motif penusukan yang dilakukan pelaku hanya karena tersinggung dengan ejekan korban.

“Pelaku menusuk dada korban hingga tembus ke paru-paru korban,” katanya.

Polisi mengamankan gunting yang digunakan pelaku untuk menusuk korban, sedangkan korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Soewondo Kendal.

“Pelaku di jerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun,” kata dia.
pojoksatu.id
Jelajah Artikel Lainnya
Loading...