Loading...

Kronologi dua polisi dibacok saat bubarkan tawuran di Pondok Gede

Tanggal Update

Selanjutnya Next Post
Sebelumnya Previous Post
Loading...
Dua anggota polisi menjadi korban pengeroyokan puluhan pemuda yang terlibat tawuran di Jalan Raya Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (3/12) dini hari. Korban adalah Iptu Anjang yang mengalami luka memar akibat pukulan benda tumpul di lutut kiri, tangan dan bibir.



Kemudian rekan Iptu Anjang, Bripka Slamet Aji yang mengalami luka bacok di kaki kanan dan kiri serta tangan kanan. Kedua korban harus dirawat di RS Mas Mitra, Jatimakmur.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede, AKP Dimas Setya Wicaksono mengatakan, peristiwa itu bermula ketika korban mendapatkan laporan adanya aksi tawuran antar pemuda. Menggunakan dua sepeda motor, korban bergabung dengan polisi yang sudah di lokasi.

"Korban masuk ke dalam gang Celepuk 2 untuk menyisir para pelaku tawuran, rupanya di dalam sudah banyak pemuda," kata Dimas.

Dia mengatakan, pemuda yang diperkirakan berjumlah 50-an orang tersebut lalu mengeroyok dua polisi yang mengenakan seragam dinas tersebut. Bahkan, ada yang membacok korban serta memukuli dengan benda tumpul.

"Korban terdesak sehingga menjadi sasaran para pelaku tawuran tersebut," kata Dimas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono sebelumnya mengatakan, dua anggota Polsek Pondok Gede luka-luka hingga dilarikan ke Rumah Sakit Mas Mitra Jati Makmur. Luka anggota itu didapati saat membubarkan masyarakat yang terlibat tawuran di Celupuk II, Jalan Raya Jati Makmur, Pondok Gede, Bekasi, Minggu (3/12) dini hari.

"Saat itu puluhan anggota akan membubarkan tawuran hingga menyisir ke gang-gang. Pada saat korban masuk ke gang untuk menyisir, tiba-tiba korban langsung diserang oleh para pelaku yang jumlahnya lebih dari 50 orang sehingga korban Bripka Slamet Aji dan Iptu Panjang mengalami luka bacok," kata Argo kepada merdeka.com.

Korban yang saat itu terdesak tak dapat melarikan diri. Sehingga, Brika Slamet Aji mengalami luka-luka di kaki kanan serta tangan kanan akibat senjata tajam. "Sedangkan Iptu Panjang mengalami luka lutut kiri tangan dan bibir atas terkena benda tumpul," ujarnya.

Atas kejadian itu, polisi mengamankan beberapa barang bukti yang diduga dipakai untuk melukai dua anggota Polri tersebut. "Kita amankan satu buah celurit panjang. Untuk para pelaku sedang kita cari," pungkasnya ( merdeka.com )
Jelajah Artikel Lainnya
Loading...