Loading...

Bermula dari Tarif 80 Ribu Rupiah, Kini Berapa Tarif Ria Ricis Sekali Endorse?

Loading...
Akun Instagram sejumlah artis dan selebgram seperti Ria Ricis bagaikan etalase toko serbaada. Mereka menjajakan peranti mulai dari kosmetik, susu, perawatan kulit, hingga pakaian. Tak sedikit warganet yang malas mengunjungi mal atau toko lalu mengandalkan etalase daring. Cukup buka Instagram, intip akun sejumlah artis dan selebgram, jika ada produk yang terlihat menarik hubungi penjualnya, lakukan transaksi, lalu barang diantar ke rumah. Salah satu selebgram fenomenal, adalah Ria Ricis (22).



Ria Ricis bermain Instagram sejak akhir 2013. Ia mengisi akun dengan konten video bertema variatif. Mulai dari video drama patah hati ditinggal pacar, jatuh cinta ala anak muda, parodi, hingga galau memikirkan mantan. Dalam hitungan bulan, jumlah pengikut Ria berlipat. Gelar selebgram pun melekat pada Ria sejak jumlah pengikutnya mencapai 20 ribu.

"Saya mulai membuka layanan endorse produk saat jumlah pengikut Instagram mencapai 20 ribu. Saat itu, konsepnya barter. Produsen mengirim barang, saya berfoto dengan barang itu lalu mengunggahnya ke akun Instagram. Lama-lama, barang yang dikirim membeludak. Di sisi lain, jumlah pengikut membengkak hingga menyentuh 200 ribu orang,” cerita Ria Ricis di Jakarta, pekan lalu.

Begitu jumlah pengikut menyentuh 200 ribu, Ria tak lagi menerima barter. Artis kelahiran 1 Juli itu mulai pasang tarif. Sekali endorse, Ria mematok harga 80 ribu rupiah. Ternyata, 80 ribu rupiah itu dinilai murah. Permintaan berdatangan sampai Ria kelimpungan memilah barang. Saat harga dinaikkan lagi, permintaan bukannya menurun.

“Saking banyaknya, ada klien komplain kenapa produknya tidak kunjung muncul di akun Instagram saya. Akhirnya, uang saya kembalikan. Agar tidak ada barang yang luput dan sistem penayangan foto atau video produk makin rapi, saya bergabung dengan manajemen. Alhamdulillah, jumlah pengikut saya sampai 7,2 juta. Orang bilang, kalau mau suatu produk hit, harus muncul di Instagram Ria Ricis,” promosi bintang film Selebgram itu.

Dengan populasi pengikut sebanyak itu, tarif untuk endorse produk tidak lagi murah. Kabarnya, sekali pasang foto produk di akun Instagram Ria, para wirausaha mesti merogoh kocek 4-5 juta rupiah. Dikonfirmasi soal harga, adik Oki Setiana Dewi ini tampak malu dan menjawab ringkas, “Ya, sebegitulah.”

Tak semua dihargai 4-5 juta rupiah. Harga untuk produk kecantikan, tas, sepatu, dan makanan berbeda. Fotonya dengan produk untuk penayangan seminggu beda dengan dua minggu. Untuk video berdurasi 30 atau 60 detik, lain lagi harganya.

“Harga endorse produk kecantikan lebih mahal daripada makanan. Selisihnya bisa 2 atau 3 juta. Yang paling mahal video. Biasanya, video itu ada ceritanya. Ada klien yang minta saya memainkan dua karakter; yang satu karakter gadis alim, yang satu cewek banyak tingkah. Itu lebih mahal lagi. Walau kata orang tarif Ria Ricis mahal sekali, alhamdulillah, itu sepadan. Klien senang dan mengaku makin laris. Saya paling sering endorse produk tas, sepatu, dan jilbab,” sambung Ria Ricis.

Kepada wirausaha yang ingin endorse selebgram atau artis dengan produk mereka, Ria Ricis mengingatkan sekali endorse saja tidak cukup. Setidaknya tiga kali untuk membangun citra bahwa selebgram itu benar-benar memakai produk Anda.

Ria memberikan tip buat produsen yang ingin mengiklankan produk dengan bantuan selebgram. Pertama, tentukan selebgram yang sesuai atau mewakili karakter produk Anda. Ini penting. Salah pilih selebgram akan membuat aura produk Anda tidak memancar dan pesannya tidak sampai kepada khalayak. Kedua, pastikan akun selebgram yang bersangkutan aktif.

“Perhatikan jumlah like dan apakah komentarnya real. Sekarang banyak auto like dan komentar bisa direkayasa hingga ratusan kali. Cek pula portofolio si selebgram, pernah endorse produk apa saja? Perhatikan pula bagian caption atau keterangan foto, menarikkah? Sebagus apa pun foto, kalau caption-nya tidak menarik, pengunjung Instagram akan merasa tidak diajak untuk menjajal produk itu,” pungkas Ria Ricis. ( sumber )
Loading...