Loading...

Puluhan pelajar diikat karna pesta obatan terlarang, 1 tewas

Loading...
Puluhan anak remaja yang berstatus pelajar harus diikat setelah mengkonsumsi obat terlarang. Mereka diikat lantaran berperilaku aneh akibat efek obat terlarang itu. Mereka yang diikat itu yang dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (13/9/2017) pagi.





Rumah sakit mengambil keputusan mengikat mereka lantaran mengalami kejang-kejang. Bahkan ada yang sampai lupa ingatan.

“Kita masih selidiki apa penyebabkan sehingga anak-anak yang masih berstatus pelajar bisa seperti ini. Kuat dugaan mereka mengonsumsi obat PCC, Tramadol juga Somadril. Namun kita masih selidiki semuanya,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Sultra La Mala. “Tunggu hasilnya yang pasti kami masih selidiki apa yang mereka konsumsi,” sambung dia.

Salah seorang korban yang enggan namanya disebut mengatakan, meracik sendiri beragam obat yang melewati dosis dan setelah diminum sempat pingsan dan setelah sadar pikirannya melayang.



Untuk diketahui, hingga berita ini diturunkan tim medis terus melakukan pengobatan. Sedangkan anak yang mulai membaik dipulangkan. Salah seorang pelajar dilarikan ke rumah sakit setelah pesta obat terlarang di Kendari, Sulawesi Tenggara. (kendari pos)


Mereka yang sakit di rawat di Rumah Sakit Jiwa Kendari, RS Bhayangkara, Rumah Sakit Kota Kota Kendari, Rumah Sakit Ismoyo, dan Rumah Sakit Bahteramas.
pjoksatu.id
Loading...