Loading...

Cara cepat mempunyai rumah sendiri untuk kamu yang baru menikah

Loading...
Tinggal di rumah sendiri segera setelah melangsungkan pernikahan adalah impian bagi banyak pasangan. Sayangnya, untuk mewujudkan hal tersebut tidak mudah, mengingat harga rumah yang semakin tinggi. Akhirnya, tinggal sementara di rumah orangtua atau mengontrak menjadi pilihan sembari menabung.



Padahal, jika punya niat yang besar serta bersedia mengubah gaya hidup, bukan mustahil Anda dan pasangan bisa langsung menempati rumah sendiri setelah meresmikan status sebagai suami istri.

CekAja.com melansir beberapa cara agar cepat memiliki rumah. Anda dan calon pendamping hidup dapat mempraktekan cara-cara tersebut. Berikut ini penjelasannya.


Memajang foto rumah impian
Bayangkan secara detail seperti apa rumah impian Anda, cari gambar yang sesuai di internet atau buat sendiri jika mampu. Pasang gambar sebagai display picture di smartphone maupun komputer yang biasa Anda pakai bekerja agar Anda sering melihatnya. Gambar itu akan menyuntikan motivasi setiap hari sehingga Anda lebih giat menabung.


Berpikir ulang ketika ingin gelar resepsi pernikahan mewah
Pertimbangkan matang-matang ketika akan menggelar resepsi pernikahan mewah. Telitilah dalam menyusun bujet pernikahan, usahakan berhemat di berbagai pos. Jika Anda telah menyiapkan bujet pernikahan Rp100 juta, kenapa tidak Anda pangkas menjadi Rp50 juta saja, sisihkan sisanya untuk uang muka atau Down Payment (DP) rumah.


Menunda rencana liburan dengan bujet besar
Anda dan pasangan mendambakan bulan madu ke suatu negara nun jauh di sana. Biaya untuk perjalanan ke sana tak sedikit. Meskipun dananya sudah ada, singkirkan dulu keinginan tersebut jika ingin cepat punya rumah. Utamakan membeli rumah. Masih banyak waktu untuk mengumpulkan uang lagi di kemudian hari. Ingat, harga properti terus menanjak.


Mengurangi nongkrong
Kurangi dahulu aktivitas nongkrong di luar saat kencan di malam minggu atau di hari-hari biasa. Aktivitas seperti nonton bioskop, makan di restoran, minum kopi di kedai mahal, dan belanja di mall cukup menguras kantong.

Katakanlah dalam seminggu Anda dan pasangan menghabiskan Rp300.000 – Rp400.000 untuk aktivitas tersebut. Coba kurangi 50% - 70%, Anda dan pasangan bisa menabung kurang lebih Rp10 juta per tahun. Jumlah tersebut belum ditambah dengan tabungan dari hasil pengurangan jenis pengeluaran lainnya, lumayan bukan?


Mengurangi belanja online
Kurangi aktivitas mengintip toko online. Anda akan mudah tergoda berbelanja tiba-tiba karena tawaran berbagai diskon atau foto-foto produk yang cantik. Bayangkan rumah impian sebelum klik suatu produk di toko online. ( money.id )
Loading...