Loading...

Penyebab kenapa Xiaomi selalu jual Smartphone nya selalu harga murah

Loading...
Samsung masih menjadi raja dunia dalam penjualan smartphone. Namun itu bukan jaminan keuntungan mereka lebih tinggi dari pabrikan ponsel pintar lainnya.


Yang menarik adalah terungkapnya rahasia kenapa harga smartphone Xiaomi selalu lebih murah ketimbang produk produsen lainnya, meskipun spesifikasinya bisa dibilang tidak murahan. Bahkan sesama produsen ponsel China sekalipun.

Counterpoint Research baru-baru ini merilis sebuah laporan baru yang menganalisis laba operasi smartphone global, sekaligus mengungkapkan beberapa pergeseran menarik di pasar. Dalam laporannya, firma riset pasar tersebut memperlihatkan Apple berhasil mengungguli Samsung dalam hal laba operasi yang merujuk harga produk. Di sisi lain, pabrikan China melonjak maju meski dijual dengan margin keuntungan jauh lebih kecil.

Apple berhasil meraih 59,8% dari laba operasi pasar smartphone secara global. Angka itu sebenarnya turun dari tahun sebelumnya, yakni 85,9%.

Namun ini tetap sebuah prestasi lantaran kenyataannya Android-lah yang mendominasi pasar smartphone secara keseluruhan. Disitat Android Headlines, sebenarnya pada kuartal satu (Q1) 2017 Android menguasai sekitar 85% pasar ponsel pintar.

Bagaimana dengan Samsung? Samsung mengambil tidak kurang dari 25,9% dari total keuntungan operasional global smartphone. Menurut Counterpoint Research, nampaknya perbedaan profit merupakan hasil dari keuntungan yang mereka dapatkan pada masing-masing perangkatnya.

Pada Q3 2017 misalnya, Apple mengumpulkan keuntungan sekitar USD151 per iPhone yang terjual. Sedangkan Samsung hanya menghasilkan USD31 per smartphone. Itu sekitar lima kali lebih banyak keuntungan per unit yang terjual dibanding yang dikumpulkan Samsung.

Pada saat yang sama, Samsung sebenarnya melaporkan di antara margin keuntungan tertinggi di antara produsen Android. Sebagai perbandingan, Huawei membawa sekitar USD15 per unit yang terjual. Diikuti oleh Oppo, Vivo, dan Xiaomi masing-masing USD14, USD13, dan USD2.

Dari data di atas terungkap mengapa harga ponsel pintar dari Xiaomi lebih murah ketimbang pesaingnya. Ternyata mereka mengambil keuntugan paling minim di antara pabrikan lainnya, bahkan di antara produsen China sekalipun.

Selama Q3 2017, keuntungan operasional gabungan dari OEM China tersebut melonjak menjadi USD1,5 miliar. Meskipun beberapa perusahaan tertentu melihat penurunan laba usaha dibanding tahun lalu.

Sementara pangsa keuntungan Huawei meningkat pada kuartal ketiga 2016 dari 3,3% menjadi 4,9%. Lalu saham Oppo dan Vivo masing-masing turun 0,2% dan 0,6%. ( sindonews.com )
Loading...