Loading...

3 Anak Gadisnya Dicabuli Nassar, Pria Ini Ngamuk di Pengadilan

Loading...
Randall Margraves mengamuk di Pengadilan Michigan, Amerika Serikat (AS). Ia berusaha menyerang dokter cabul, Larry Nassar yang mencabuli tiga anak gadinya.


Rekaman video dari persidangan di Michigan, menunjukkan Randall Margraves mencoba menyerang Nassar saat salah seorang putrinya, Madison Margraves, sedang memberikan kesaksian di pengadilan.

Sebelum menyerang Nassar, Margraves meminta hakim untuk memberinya waktu lima menit di ruang terkunci bersama mantan dokter, yang dia gambarkan sebagai setan.

Hakim mengatakan bahwa dia tidak dapat memenuhi permintaan itu. Margraves kemudian meminta satu menit saja. Namun hakim tetap menolak.

Margraves yang sedang berdiri langsung berlari menuju ke tempat tersangka. Dia meloncati meja dan berusaha memukul Nassar. Namun usahanya gagal lantaran dihadang beberapa petugas keamanan.

Associated Press melaporkan, tangisan para wanita yang menghadiri persidangan terdengar di ruang sidang. Nassar kemudian dikawal keluar dari perisangan untuk menghindari amukan keluarga korban.

Asisten Jaksa Agung Angela Povilaitis mengatakan kepada keluarga di ruang sidang untuk tenang saat menyampaikan kesaksiannya. Ia mengatakan bahwa kekerasan tidak akan membantu korban.

Drama tersebut terjadi saat puluhan wanita muda terus memberikan kesaksikan tentang dampak yang mereka alami atas pencabulan yang dilakukan Nassar.


Para korban meminta pengadilan untuk menghukum mantan dokter ternama yang menyiksa wanita dan anak perempuan berusia di atas 20 tahun.

Bulan lalu, Nassar dijatuhi hukuman antara 40 sampai 175 tahun penjara dari Hakim Pengadilan Negeri Ingham Rosemarie Aquilina.

Nassar mengatakan kepada hakim bahwa hukuman itu membuatnya tidak akan pernah meninggalkan penjara. Dokter cabul tersebut mengaku bersalah atas 10 tuduhan pelecehan seksual, dua di Michigan, tujuh di wilayah Ingham dan tiga di wilayah Eaton. Hukuman minimumnya antara 25 dan 40 tahun.

Sementara tiga tuduhan di Eaton County berkaitan dengan insiden yang melibatkan dua gadis berusia antara 13 dan 15 dan satu orang berusia di bawah 13 tahun.

Pelecehan tersebut terjadi antara September 2009 dan September 2011 di Gedderts ‘Twistars Gymnastics Club. Kesaksian terakhir dari para wanita muda dibuat di pengadilan distrik Eaton yang diawasi oleh Hakim Janice Cunningham.

Mereka datang sehari setelahpengacara Nassar, Shannon Smith, telah memberi keterangan di stasiun radio lokal bahwa dia meragukan jumlah wanita dan anak perempuan yang mengaku sebagai korban kliennya.

Hakim mengatakan bahwa terdakwa tidak memberi kuasa atas pernyataan tersebut dan telah menolaknya. Ms Cunningham mengatakan pernyataan Shannon Smith sangat disayangkan karena dibuat saat proses hukuman sedang berlangsung.

“Apa yang relevan bagi pengadilan untuk mendengar setiap cerita individu dan bagaimana tindakan kriminal terdakwa mempengaruhi kehidupan masing-masing individu,” kata hakim, seperti dilansir laman independent.co.uk, Jumat (2/2/2018).

Sebelum Madison Margraves berbicara di pengadilan, saudara perempuannya, Lauren, juga telah melakukannya. Ia mengatakan bahwa dia pergi menemui Nassar saat berusia 13 tahun dan mengalami cedera parah.

“Saya merasa tidak akan pernah bisa mempercayai pria lain lagi. Dua saudara perempuan saya mengalami kesulitan dalam membicarakan hal ini,” katanya.

Desember 2017 lalu, seorang hakim federal secara terpisah menghukum Nassar dengan hukuman 60 tahun penjara karena tiga tuduhan pornografi anak. ( tribunnews.com )
Loading...