Loading...

Marquez merasa menyesal karna gagal lakukan hal ini di Argentina

Loading...
Rasanya sulit untuk memprediksi siapa yang bakal memenangkan balapan di Grand Prix Argentina. Hal ini makin terasa menantang ketika kondisi lintasan diguyur hujan, sebab pembalap mengalami kesulitan untuk menaklukan trek sepanjang lintasan 4,8 km tersebut.


Kesulitan itu terjadi lantaran tidak sepenuhnya dalam kondisi basah. Ada beberapa tempat yang masih kering. Itulah yang dirasakan Marc Marquez, sehingga dia gagal mencatatkan waktu terbaik pada kualifikasi.

Pada kualifikasi Marquez mencatatkan waktu tercepat kenam dengan 1 menit 47.754 detik. "Sayang kami tidak berada di barisan depan, tetapi saya senang karena saya pikir kami telah bekerja dengan baik selama akhir pekan ini," tuturnya seperti dikutip dari laman resmi Repsol Honda, Minggu (8/4/2018).

Sekadar informasi, Sirkuit Termas de Rio Hondo sebenarnya identik dengan dua tim pabrikan yakni Honda dan Yamaha. Dua produsen yang sama-sama berasal dari Jepang itu sudah mengoleksi total empat kemenangan sejak Argentina masuk dalam kalender MotoGP pada 2014.

Marquez mengumpulkan dua kemenangan pada 2014 dan 2016. Sementara duo Yamaha merebut di dua edisi lainnya, yakni Rossi (2015) dan Vinales (2017).

Pembalap yang dikenal dengan julukan The Baby Alien itu berharap bisa tampil kompetitif seperti di tahun lalu. "Tahun lalu, balapan berlangsung dalam kondisi kering dan kami kompetitif. Kami juga sangat cepat hari ini di hujan. Meskipun kami memilih untuk balapan kering, tapi kami juga siap jika hujan turun. Kami akan melihat bagaimana cuacanya dan seperti apa kondisi treknya, lalu tampil serta menaklukan lintasannya," tukas Marquez. ( sindonews.com )

0 Response to "Marquez merasa menyesal karna gagal lakukan hal ini di Argentina"

Loading...